29 Karateka Sabuk Hitam Lemkari Kapuas Resmi Dikukuhkan

29 Karateka Sabuk Hitam Lemkari Kapuas Resmi Dikukuhkan

Kuala Kapuas; Pengurus Cabang (Pengcab) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Kabupaten Kapuas secara resmi melaksanakan Pengukuhan dan Penyematan Sabuk Hitam kepada 29 karateka Lemkari Kapuas pasca mengikuti Gashuku dan Ujian Yudansha Zona Kalimantan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2025, bertempat di Taman Batalion, Jalan Kalimantan, Kuala Kapuas.

Pengukuhan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna, serta dihadiri oleh Ketua Umum Lemkari Kapuas H. Arbainsyah, S.Ag., M.Pd, Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Lemkari Kapuas Sensei Mispadliansyah, para pelatih dojo, serta seluruh karateka Lemkari Kapuas yang dinyatakan lulus ujian dan resmi menyandang Sabuk Hitam.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan para karateka Lemkari Kapuas dalam mengikuti Gashuku dan Ujian Yudansha Zona Kalimantan yang diselenggarakan oleh Pengprov Lemkari Kalimantan Selatan pada tanggal 18 hingga 21 Januari 2026, bertempat di SLB Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Dalam laporan pendahuluan, Ketua MSH Lemkari Kapuas Sensei Mispadliansyah menyampaikan bahwa Ujian Yudansha tersebut diikuti oleh 241 Karateka se-Kalimantan dan 78 karateka dari seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dari jumlah tersebut, 29 peserta berasal dari Lemkari Kapuas, dengan rincian: 25 karateka mengikuti ujian dari Kyu I ke DAN I, dan 4 karateka mengikuti ujian dari DAN I ke DAN II.

Ia menegaskan bahwa Lemkari Kapuas menjadi kontingen peserta terbanyak dari Kalimantan Tengah, serta seluruh peserta dinyatakan lulus 100 persen. Oleh karena itu, pengukuhan dan penyematan Sabuk Hitam dilaksanakan sebagai bentuk pengesahan resmi atas capaian tersebut.

Lebih lanjut, Sensei Mispadliansyah mengharapkan agar para karateka yang telah menyandang Sabuk Hitam dapat berperan aktif dalam pembinaan dojo, baik sebagai atlet, asisten pelatih, pelatih, maupun sebagai teladan bagi karateka tingkat pemula.

Sementara itu, Ketua Umum Lemkari Kapuas H. Arbainsyah, S.Ag., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Ujian Yudansha hingga pengukuhan Sabuk Hitam.

Ia menegaskan bahwa pengukuhan Sabuk Hitam bukan hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan amanah dan tanggung jawab moral yang harus diemban oleh setiap karateka.

“Seluruh karateka yang dikukuhkan diharapkan senantiasa menjunjung tinggi Ikrar Karate atau Sumpah Karate, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, maupun dalam organisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa semakin tinggi tingkatan DAN, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan, terutama dalam menjaga sikap, etika, dan integritas diri sebagai seorang karateka.

Pengukuhan ini menjadi momen penting, khususnya bagi karateka DAN I yang untuk pertama kalinya secara resmi mengenakan Sabuk Hitam. Sabuk Hitam tidak hanya melambangkan penguasaan teknik bela diri, tetapi juga kedewasaan mental, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral sebagai karateka sejati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Master Control ID 2025: Panduan Praktis Mengetahui Skor dan Status Indeks Desa

Posting APBDes Pada Aplikasi Siskeudes: Langkah Penting dalam Pengelolaan Keuangan Desa

Apa Itu Jadesta Kemenparekraf